Ponpes Yatim Darul Marhamah Lil Aytam

PERBANYAK BERAMAL SHOLEH DI BULAN HARAM(RAJAB, DZULQO’DAH, DZULHIJJAH DAN MUHARRAM)

Bulan ini Bulan Haram. Allah Ta’ala berfirman,

إِنَّ عِدَّةَ الشُّهُورِ عِنْدَ اللَّهِ اثْنَا عَشَرَ شَهْرًا فِي كِتَابِ اللَّهِ يَوْمَ خَلَقَ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ مِنْهَا أَرْبَعَةٌ حُرُمٌ ذَلِكَ الدِّينُ الْقَيِّمُ فَلَا تَظْلِمُوا فِيهِنَّ أَنْفُسَكُمْ

”Sesungguhnya bilangan bulan pada sisi Allah adalah dua belas bulan, dalam ketetapan Allah di waktu Dia menciptakan langit dan bumi, di antaranya empat bulan haram. Itulah (ketetapan) agama yang lurus, maka janganlah kamu menganiaya diri kamu dalam bulan yang empat itu.” (QS. At Taubah: 36)

Lalu kenapa bulan-bulan tersebut disebut bulan haram?

✅Al Qodhi Abu Ya’larahimahullah mengatakan, ”Dinamakan bulan haram karena dua makna.

▪️Pertama, pada bulan tersebut diharamkan berbagai pembunuhan. Orang-orang Jahiliyyah pun meyakini demikian.

▪️Kedua, pada bulan tersebut larangan untuk melakukan perbuatan haram lebih ditekankan daripada bulan yang lainnya karena mulianya bulan tersebut. Demikian pula pada saat itu SANGATLAH BAIK MELAKUKAN AMALAN KETAATAN.” (Lihat Zaadul Maysir, tafsir surat At Taubah ayat 36)

🌿Sufyan Ats Tsauri mengatakan “ Pada bulan-bulan haram, aku sangat senang berpuasa di dalamnya,” Bahkan Ibnu umar, Al Hasan Al Bashri dan Abu Ishaq As Sa’ibi melakukan puasa pada seluruh bulan haram, bukan hanya bulan Rajab atau salah satu dari bulan haram lainya.

Semoga Allah Ta’ala memberikan kemampuan kepada kita, agar kita senantiasa beramal shalih dengan maksimal terutama dibulan-bulan haram yang diagungkan oleh-Nya. Amin.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *